Posted by
dishboard
Saturday, December 6, 2008
at
2:58 AM
KUNCI JAWABAN SOAL ULANGAN MID SEMESTER
SOAL PILIHAN GANDA
1. C 2. D 3. A 4. C 5. C 6. B 7. A 8. A 9. B 10.B 11.C 12.A 13.B 14.D 15.A 16.C 17.A 18.B 19.D 20.B 21.A 22.D 23.A 24.B 25.D
SOAL ESSAY
1. Usaha-usaha meningkatkan pendidikan : • Membangun gedung-gedung sekolah baru di daerah-daerah • Mencanangkan program wajar 9 tahun • Mengadakan program SMP terbuka, kejar paket B, SMP+, dan SMA terbuka • Meningkatkan pendidikan keterampilan • Memberikan beasiswa bagi siswa atau mahasiswa miskin yang berprestasi • Meningkatkan kualitas guru melalui pendidikan formal atau pendidikan latihan secara terpadu, berjenjang, dan berkelanjutan • Program BOS (Bantuan Operasional Sekolah) diluncurkan pemerintah tahun 2005
2. Faktor penarik urbanisasi ke kota : • Lebih bervariasinya lapangan kerja dan kesempatan berusaha di kota • Upah tenaga kerja di kota relatif lebih tinggi • Ketersediaan sarana dan prasarana sosial yang kompleks (fasilitas dan hiburan) seperti pusat pemerintahan, perdagangan dll.
3. Kerusakan Lingkungan akibat ulah manusia : a. Lahan kritis Suatu lahan yang tandus karena unsur hara atau kesuburannya sangat sedikit bahkan sudah hilang sama sekali. Beberapa contoh terjadinya lahan kritis : - Lahan kritis karena pengaruh pencemaran limbah industri. - Lahan kritis sebagai akibat penebangan hutan secara liar. - Lahan kritis karena bekas pengambilan barang tambang secara berlebihan. - Lahan kritis akibat sistem ladang berpindah dengan cara membakar hutan. - Lahan kritis karena perubahan peruntukan/fungsi tanah yang tidak tepat. b. Banjir akibat aktivitas manusia Beberapa contoh banjir yang di sebabkan oleh faktor manusia: - Banjir air bercampur lumpur sebagai akibat penggundulan hutan secara besar-besaran. - Banjir di permukiman kota akibat membuang sampah di sembarang tempat. - Banjir di sekitar aliran sungai akibat munculnya bangunan liar di daerah aliran sungai ( DAS ). - Banjir di dataran rendah akibat berubah fungsi rawa yang semula brfungsi sebagai penampung air, kemudian di timbun untuk pemukman penduduk atau kawasan industri. - Banjir di daerah pantai karena sistem hutan bakau rusak karena di tebanga manusia sebagai bahan baku industri. c. Pencemaran ( Polusi ) Merupakan peningkatan kadar suatu bahan, zat, atau benda dalam lingkungan sehingga menmbulkan gangguan terhadap kwalitas lingkungan hidup bahkan mengakibatkan rusaknya ekosistem sebagai akibat kegiatan manusia. Ada beberapa jenis pencemaran: a) Pencemaran udara (atmosfer) Terganggunya unsur-unsur udara oleh faktor pencemar ( polutan ) yang dapat bersumber dari asap industri, pesawat terbang, kendaraan bermotor, bau busuk dari sampah, dan kebakaran hutan. Dampak pencemaran udara: • Efek rumah kaca, • Kerusakan lapisan ozon • Terjadinya hujan asam b) Pencemaran air (hidrosfer) Terganggunya kesehatan air yang normal sebagai akibat terkontaminasi oleh cairan kimia berbahaya, tumpahan minyak dari kapal tanker, pemakaian detergent, buangan industri, dan sampah rumah tangga - Meliputi rusaknya kualitas air sumur, air sungai, danau dan air laut. c) Pencemaran suara Terganggunya ketenangan lingkungan disebabkan oleh bisingnya kendaraan bermotor dan aktivitas industri. d) Pencemaran tanah d. Degradasi lingkungan Bentuk rusaknya lingkungan sebagai akibat pengambilan dan pemanfaatan (eksploitasi) sumber daya alam secara berlebihan di luar ambang batas. Bentuk degradasi lingkungan adalah sebagai berikut : a. Abrasi pantai akibat penebangan hutan bakau secara liar b. Penambangan pasir, batu secara liar dan tidak terkendali c. Intrusi air laut ke daratan sebagai akibat pengambilan air tanah secara berlebihan d. Rusaknya terumbu karang sebagai akibat penangkapan ikan menggunakan bahan peledak
4. Tugas Herman Willem Daendels dikirim ke Indonesia : • Mempertahankan Pulau Jawa dari serangan Inggris • Mengatur dan menata kembali pemerintahan di Indonesia • Membereskan masalah keuangan di Indonesia
5. Kebijakan pemerintahan Raffles dalam bidang Ilmu pengetahuan : • Mengundang ahli pengetahuan dari luar negeri untuk mengadakan berbagai penelitian ilmiah di Indonesia • Raffles bersama Arnoldi berhasil menemukan bunga bangkai sebagai bunga raksasa dan terbesar di dunia. Bunga tersebut diberinya nama ilmiah Rafflesia Arnoldi • Raffles menulis buku “History of Java” dan merintis pembangunan Kebun Raya Bogor sebagai kebun biologi yang mengoleksi berbagai jenis tanaman di Indonesia bahkan dari berbagai penjuru duni
Bidang Studi : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Hari, tanggal : Kelas : VII (Delapan) Waktu : 80 menit
Pilihlah salah satu jawaban dengan member tanda silang pada a, b, c, atau d !
1. Letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan bujurnya disebut … Letak geologis Letak geografis Letak astronomis Letak ekonomis
2. Secara umum kepulauan Indonesiaberada di daerah iklim tropis karena … Letak geografis yang strategis Letak geografis diantara dua benua Letak geografis diantara dua samudra Letak astronomisnya antara 23 1⁄2 0 LU - 23 1⁄2 0 LS 3. Transmigrasi pada zaman belanda disebut … Kolonisasi Kolonialisasi Kolonialisme Urbanisasi 4. Perpindahan penduduk dalam satu negara disebut … Migrasi Imigrasi Migrasi nasional Migrasi internasional 5. Angka yang menunjukkan jumlah kelahiran per 1000 penduduk per tahun disebut … Angka harapan hidup Angka kematian Angka kelahiran Angka beban ketergantungan 6. Perpindahan penduduk keluar dari suatu negara ke negara lain disebut … Imigrasi Emigrasi Migrasi Evakuasi 7. Akubat letak geografis maka Indonesia memiliki iklim … Muson Tropis Laut Darat
8. Manfaat atau kegunaan garis lintang adalah … Untuk mengetahui iklim matahari Untuk menentukan daerah waktu Untuk menentukan suhu Untuk menentukan kelembaban udara 9. Manfaat dari garis bujur adalah … Untuk menentukan iklim matahari Untuk menentukan pembagian daerah waktu Untuk menentukan suhu Untuk menentukan kelembaban udara 10. Alat untuk mengukur tekanan udara disebut … Thermometer Barometer Hygrometer Anemometer 11. Sedangkan alat untuk mengukur kelembaban udara disebut … Thermometer Barometer Hygrometer Anemometer 12. Angin muson barat di Indonesia berlangsung antara bulan … oktober – april april – oktober januari – desember juli - desember 13. Jika Medan menunjukkan pukul 10.00, maka di kota Ambon pukul … 11.00 12.00 13.00 14.00 14. Faktor abiotik yang berpengaruh pada tumbuhan disebut … hewan manusia tumbuhan tanah 15. Yang bukan faktor pendorong tingkat kematian adalah … meningkatnya gizi dan pelayanan kesehatan bencana alam dan kerusakan lingkungan peperangan dan wabah penyakit rendahnya kesadaran penduduk tentang kesehatan 16. Perpindahan penduduk dari daerah yang terkena bencana ke daerah lain yang lebih aman dinamakan … migrasi imigrasi evakuasi transmigrasi 17. Propinsi di Indonesia yang paling padat penduduknya adalah … DKI Jakarta Jawa Timur DI Yogyakarta Jawa Barat
18. Akibat letak geografis Indonesia diapit oleh dua benua maka Indonesia beriklim … Tropis b. Muson c. Laut d. Darat 19. Usia belum produktif dan usia tidak produktif dibagi kelompok usia peroduktif menghasilkan … a. Usia harapan hidup Angka kematian Angka kelahiran Angka beban ketergantungan 20. Di bawah ini adalah faktor pendorong kelahiran, kecuali … Perkawinan pada usia muda Anak sebagai beban bagi orangtua Anak merupakan tumpuan hidup bagi orangtua Anggapan banyak anak banyak rezeki 21. Akibat letak astronomis, maka Indonesia memiliki iklim … Muson Tropis Laut Darat 22. Berikut ini unsur-unsur cuaca dan iklim, kecuali … Suhu udara Tekanan udara Kelembaban udara Letak bujur 23. Alat untuk mengukur suhu udara disebut … Ternoneter Barometer Hygrometer Anemometer 24. Angin muson timur di Indonesia berlangsung antara bulan … Oktober – April April – Oktober Januari – Desember Juni – Desember 25. Faktor berikut ini ysng merupakan faktor biotik yang berpengaruh pada tumbuhan adalah, kecuali … Manusia Hewan Tumbuhan Tanah
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas !
Sebutkan 3 usaha meningkatkan pendidikan ! Sebutkan 3 faktor penarik urbanisasi ke kota ! Sebutkan 3 kerusakan lingkungan akibat ulah manusia ! Sebutkan 2 tugas Herman Willem Daendels dikirim ke Indonesia ! Sebutkan 3 kebijakan pemerintah Raffles dalam bidang ilmu pengetahuan !
Sekolah : SMP Negeri 4 Wates Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester : VIIID / I Standar Kompetensi:1. Memahami Permasalahan Sosial Berkaitan Dengan Pertumbuhan Jumlah Penduduk Kompetensi Dasar :1.2. Mendiskripsikan Permasalahan Lingkungan Hidup Dan Upaya Penanggulangannya Dalam Pembangunan Berkelanjutan. Indikator : • Mengidentifikasi unsur-unsur lingkungan (unsur abiotik, biotik, dan sosial budaya)
• Menafsirkan arti penting lingkungan bagi kehidupan • Mengidentifikasi bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup dan penyebabnya • Memberi contoh usaha pelestarian lingkungan hidup • Menafsirkan hakekat pembangunan berkelanjutan • Mengidentifikasi ciri-ciri pembangunan berkelanjutan • Mengidentifikasi penerapan pembangunan berkelanjutan Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 kali pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran Setelah proses pembelajaran dilaksanakan siswa dapat : 1. Mengidentifikasi unsur-unsur lingkungan (unsur abiotik, biotik, dan sosial budaya) 2. Menjelaskan arti penting lingkungan bagi kehidupan 3. Menyebutkan bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup dan penyebabnya 4. Menyebutkan contoh usaha pelestarian lingkungan hidup 5. Menjelaskan hakekat pembangunan nasional 6. Menyebutkan ciri-ciri pembangunan berkelanjutan 7. Mengidentifikasi penerapan pembangunan berkelanjutan
B. Materi Pokok Pembelajaran 1. Lingkungan hidup dan pelestariannya : Unsur-unsur lingkungan abiotik,biotik, dan sosial budaya 2. Arti penting lingkungan bagi kehidupan 3. Bentuk kerusakan lingkungan hidup dan faktor penyebabnya 4. Usaha pelestarian lingkungan hidup 5. Hakekat pembangunan berkelanjutan 6. Ciri-ciri pembangunan berkelanjutan 7. Penerapan pembangunan berkelanjutan di wilayah sekitar C. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Penugasan D. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan : • Guru memeriksa kehadiran siswa • Kelas dibagi menjadi 4 kelompok b. Kegiatan Inti : • Kelompok dibagi menjadi kelompok A, kelompok B, kelompok C, dan kelompok D • Pembagian kelompok : - Kelompok A menjelaskan tentang pengertian, unsur-unsur, dan arti penting lingkungan hidup - Kelompok B menjelaskan tentang bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup dan faktor penyebabnya - Kelompok C menjelaskan tentang pelestarian lingkungan hidup - Kelompok D menjelaskan tentang tujuan pembangunan nasional dan sasaran pembangunan nasional • Guru memeriksa pekerjaan masing-masing kelompok • Guru memberikan beberapa contoh soal materi masing-masing kelompok dari buku lembar kerja siswa (LKS) c. Penutup : • Siswa mengumpulkan hasil kerja masing-masing kelompok • Menutup pelajaran
Pertemuan 2 a. Pendahuluan : • Guru memeriksa kehadiran siswa. • Guru menanyakan materi tugas yang lalu. b. Kegiatan Inti : • Siswa mempresentasikan materi tugas yang diberikan pada pertemuan yang lalu, Masing masing perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas dan kelompok yang lain memperhatikan • Masing-masing siswa membuat masing masing 6 soal untuk menguji kelompok lain • Pembagian Soal : - Kelompok A membuat soal untuk kelompok B, C, dan D. Kelompok B membuat soal untuk kelompok C, D, dan A. Kelompok C membuat soal untuk kelompok D, A, dan B.Kelompok D membuat soal untuk kelompok A, B, dan C. - Secara berurutan soal-soal tersebut diberikan kepada kelompok yang sesuai dengan soal dan dijawab sesuai dengan masing- masing kelompok soalnya. • Masing-masing soal yang sudah terjawab diberikan pada guru c. Penutup : • Guru meminta salah seorang siswa untuk memberi tanggapan atas proses pembelajaran saat itu • Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 3 a. Pendahuluan : • Guru memeriksa kehadiran siswa. b. Kegiatan Inti : • Siswa diminta membaca buku LKS tentang materi Tujuan, Sasaran, Hakikat Pembangunan Berwawasan Lingkungan. • Guru melontarkan pertanyaan kepada siswa secara menyeluruh. Secara rebutan siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru. • Guru memberikan nilai lebih kepada siswa yang aktif dan siswa yang mampu menjawab dengan sempurna. c. Penutup : • Guru meminta salah seorang siswa untuk memberi tanggapan atas proses pembelajaran saat itu. • Guru menutup pelajaran
E. Sumber Belajar • Buku IPS Terpadu Tiga Serangkai, • LKS Cakrawala, LKS Canggih, LKS Ratih. • Buku Geografi SMP Kelas VII Penerbit Erlangga, Kurikulum 2004 berbasis kompetensi.
F. Penilaian • Lesan • Pengamatan keaktifan siswa • Kuis Alat penilaian : Soal uraian : 1. Jelaskan pengertian lingkungan hidup menurut UU no 23 tahun 1997! 2. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur lingkungan hidup! 3. Jelaskan tentang terjadinya efek rumah kaca! 4. Sebutkan tujuan dan sasaran pembangunan berwawasan lingkungan! 5. Sebutkan ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan!
Sekolah : SMP Negeri 4 Wates Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester : VIIIC / I Standar Kompetensi :1. Memahami Permasalahan Sosial Berkaitan Dengan Pertumbuhan Jumlah Penduduk Kompetensi Dasar :1.2.Mengidentifikasi Permasalahan Kependudukan Dan Upaya Penanggulangannya Indikator : • Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk (kelahiran, kematian, dan migrasi). • Mendiskripsikan arti dan ukuran angka kelahiran dan angka kematian. • Mengidentifikasikan faktor-faktor pendorong dan penghambat kelahiran dan kematian. • Membandingkan tingkat kepadatan penduduk tiap – tiap provinsi di Indonesia. • Mendeskripsikan kondisi penduduk Indonesia berdasarkan bentuk piramida penduduknya. • Menghitung dan mengartikan sex ratio dan angka ketergantungan. • Mengartikan angka usia harapan hidup. • Mendeskripsikan baerbagai dampak ledakan penduduk dan upaya mengatasinya. • Mengidentifikasi jenis-jenis migrasi dan faktor peyebabnya. • Menganalisis dampak positif dan negatif migrasi serta usaha penanggulangannya. Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 kali pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran Setelah proses pembelajaran dilaksanakan siswa dapat : 1. Menyebutkan faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk 2. Mendiskripsikan arti dan ukuran angka kelahiran dan angka kematian 3. Mengidentifikasikan faktor-faktor pendorong dan penghambat kelahiran dan kematian 4. Membandingkan tingkat kepadatan penduduk tiap – tiap provinsi di Indonesia 5. Mendeskripsikan kondisi penduduk Indonesia berdasarkan bentuk piramida penduduknya 6. Menghitung dan mengartikan sex ratio dan angka ketergantungan 7. Menjelaskan arti angka usia harapan hidup 8. Mengidentifikasikan baerbagai dampak ledakan penduduk dan upaya mengatasinya. 9. Menyebutkan jenis-jenis migrasi dan faktor penyebabnya. 10. Menyebutkan dampak positif dan negatif migrasi serta usaha penanggulangannya.
B. Materi Pokok Pembelajaran 1. Faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk 2. Angka kelahiran dan angka kematian 3. Faktor penunjang dan penghambat kelahiran dan kematian 4. Kepadatan penduduk dan cara menghitungnya 5. Piramida penduduk Indonesia 6. Cara menghitung sex ratio dan beban ketergantungan 7. Angka usia harapan hidup 8. Ledakan penduduk dan upaya mengatasinya 9. Jenis-jenis migrasi dan faktor penyebabnya 10. Dampak positif dan negatif migrasi dan usaha penanggulangannya.
C. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Tanya jawab 3. Penugasan
D. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan 1 a. Pendahuluan : • Guru mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran siswa • Guru menanyakan materi sebelumnya yang telah dipelajari. b. Kegiatan Inti : • Guru menjelaskan mengenai pengertian dan jenis pertumbuhan penduduk. • Siswa menghitung angka pertumbuhan penduduk alami, pertumbuhan penduduk total, dan pertumbuhan penduduk migrasi serta mengetahui perbedaan ketiganya. • Guru memberikan materi tentang ukuran-ukuran dalam fertilitas (kelahiran), kematian (mortalitas), dan perpindahan (migrasi). • Guru memberikan soal untuk menguji kemampuan siswa dalam menghitung ukuran-ukuran dalam kelahiran, kematian, dan migrasi. c. Penutup : • Guru memberikan materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. • Menutup pelajaran.
Pertemuan 2 a. Pendahuluan : • Guru memeriksa kehadiran siswa. • Guru menanyakan materi yang telah dipelajari pada pertemuan yang lalu. b. Kegiatan Inti : • Guru menjelaskan beberapa faktor penunjang dan penghambat kelahiran dan kematian • Guru menjelaskan tentang kepadatan penduduk indonesia dan cara menghitungnya • Guru memberikan contoh soal yang berkaitan dengan materi kepadatan penduduk dari LKS • Guru menjelaskan tentang perbedaan berbagai bentuk piramida penduduk berdasarkan ciri-cirinya • Guru menjelaskan tentang sex ratio,angka ketergantungan, dan usia harapan hiidup. • Guru memberikan soal-soal yang berhubungan dengan sex ratio dan angka ketergantungan • Siswa mengerjakan soal dan salah satu siswa diminta ke depan kelas untuk mengerjakan di papan tulis c. Penutup : • Guru menanyakan materi yang belum jelas • Menutup pelajaran
Pertemuan 3 a. Pendahuluan : • Guru mengucapkan salam untuk memulai pertemuan. • Guru memeriksa kehadiran siswa. b. Kegiatan Inti : • Guru memberikan lembar pertanyaan tentang materi pelajaran yakni materi tentang migrasi penduduk. • Siswa diminta untuk mengisi lembar pertanyaan tersebut. • Jawaban boleh dari sumber manapun sesuai dengan referensi yang siswa punya. • Siswa menuliskan jawaban di lembar jawaban, jawaban boleh didiskusikan dengan temannya, khusus teman semeja. • Siswa bertanya pada guru seandainya pertanyaan tidak bisa dijawab, guru memberikan beberapa kata kunci untuk menjawab pertanyaan tersebut. • Guru mengamati keaktifan siswa dalam mengerjakan soal. • Lembar jawaban dikumpulkan sebagai tambahan untuk menilai siswa.
c. Penutup : • Guru menanyakan kepada siswa mengenai materi yang belum jelas • Guru memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. • Menutup pelajaran
E. Sumber Belajar • Buku IPS Terpadu Tiga Serangkai, Buku Geografi SMP Kelas VII Penerbit Erlangga, Kurikulum 2004 berbasis kompetensi. • LKS Cakrawala, LKS Canggih, LKS Ratih.
F. Penilaian • Lesan • Pengamatan keaktifan siswa • Tugas Alat penilaian : Soal uraian : 1. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk! 2. Jelaskan arti GFR: 40 dan IMR :25! 3. Sebutkan faktor pendorong kelahiran (pronatalitas)! 4. Jelaskan pengertian kepadatan penduduk agraris! 5. Sebutkan ciri-ciri piramida penduduk stasioner! 6. Jelaskan arti angka usia harapan hidup! 7. Sebutkan dampak positif transmigrasi bagi daerah yang ditinggalkan!
Sekolah : SMP Negeri 4 Wates Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester : VIIIB / I Standar Kompetensi : 2. Memahami Proses Kebangkitan Nasional Kompetensi Dasar :2.1. Menjelaskan proses perkembangan kolonialisme dan imperialisme Barat serta pengaruh yang ditimbulkannya di berbagai daerah. Indikator : • Mengidentifikasi kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial. • Mengidentifikasi pengaruh yang ditimbulkan oleh kebijakan-kebijakan
pemerintah kolonial di berbagai daerah Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran (1 kali pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran Setelah proses pembelajaran dilaksanakan siswa dapat : 1. Mengidentifikasi kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial. 2. Menjelaskan pengaruh yang ditimbulkan oleh kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial di berbagai daerah an
B. Materi Pokok Pembelajaran 1. Kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial 2. Pengaruh yang ditimbulkan oleh kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial di berbagai daerah
C. Metode Pembelajaran 1. Ceramah bervariasi 2. Tanya jawab
D. Langkah-Langkah Pembelajaran a. Pendahuluan : • Guru mengucapkan salam dan memeriksa kehadiran siswa b. Kegiatan Inti : • Guru menanyakan kepada siswa tentang materi sejarah kelas satu yang pernah diperoleh yang berhubungan dengan penjelajahan samudra. • Guru menceritakan awal mula kedatangan bangsa-bangsa penjajah di Indonesia. • Guru memberikan fotocopy-an materi kepada siswa (modul). • Guru menjelaskan materi yang ada dalam modul tersebut dan menuliskan ringkasan materi di papan tulis, siswa menulis. • Siswa diminta mengerjakan soal-soal yang ada di LKS Cakrawala.. • Siswa bersama guru membahas soal-soal tersebut. c. Penutup : • Siswa diminta mempelajari sendiri materi yang belum dibahas. • Menutup pelajaran dengan salam
E. Sumber Belajar • Buku IPS Terpadu Tiga Serangkai, • LKS Cakrawala, LKS Canggih, LKS Ratih. • Buku IPS untuk SMP kelas VIII, pengarah Sanusi Fatah dkk, Juli 2008
F. Penilaian • Lesan • Pengamatan keaktifan siswa • Tugas Alat penilaian : Soal uraian : 1. Bagaimanakah pengaruh Kapitulasi Tuntang tahun 1811 terhadap kehidupan kolonial di Indonesia? 2. Sebutkan 3 (tiga) kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan oleh pemerintah kolonial di Indonesia! 3. Sebutkan 4 (empat) jasa-jasa Raffles waktu berkuasa di Indonesia tahun 1811 – 1816! 4. Sebutkan 3 (tiga) akibat positif dan 3 (tiga) akibat negatif dari pelaksanaan kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial di Indonesia!
Sekolah : SMP Negeri 4 Wates Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester : VIIIB / I Standar Kompetensi : 1. Memahami Permasalahan Sosial Berkaitan Dengan Pertumbuhan Jumlah Penduduk Kompetensi Dasar :1.2. Mendiskripsikan Permasalahan Lingkungan Hidup Dan Upaya Penanggulangannya Dalam Pembangunan Berkelanjutan. Indikator : • Mengidentifikasi unsur-unsur lingkungan (unsur abiotik, biotik, dan sosial budaya) • Menafsirkan arti penting lingkungan bagi kehidupan • Mengidentifikasi bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup dan penyebabnya Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (2 kali pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran Setelah proses pembelajaran dilaksanakan siswa dapat : 1. Mengidentifikasi unsur-unsur lingkungan (unsur abiotik, biotik, dan sosial budaya) 2. Menjelaskan arti penting lingkungan bagi kehidupan 3. Menyebutkan bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup dan penyebabnya 4. Menyebutkan contoh usaha pelestarian lingkungan hidup
B. Materi Pokok Pembelajaran 1. Lingkungan hidup dan pelestariannya : Unsur-unsur lingkungan abiotik,biotik, dan sosial budaya 2. Arti penting lingkungan bagi kehidupan 3. Bentuk kerusakan lingkungan hidup dan faktor penyebabnya 4. Usaha pelestarian lingkungan hidup
C. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Diskusi 3. Penugasan 4. Tanya jawab
D. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 a. Pendahuluan : • Guru mengucapkan salam dan perkenalan • Guru memeriksa kehadiran siswa
b. Kegiatan Inti : • Guru memberikan informasi tentang kerusakan-kerusakan lingkungan yang disiarkan media elektronik seperti gempa bumi, tanah longsor dsb. • Siswa diminta untuk memberi contoh lain beberapa bencana yang pernah siswa dengar baik dari media elektronik maupun media massa. • Guru menjelaskan pengertian lingkungan hidup dan unsur-unsurnya. • Siswa diminta membedakan antara ketiga unsur lingkungan hidup (biotik, abiotik, dan sosial budaya). • Guru memberikan contoh soal yang berkaitan dengan pengertian lingkungan hidup dan unsur-unsurnya di LKS siswa.(LKS Cakrawala & LKS Canggih) • Guru dan siswa membahas beberapa soal yang ada di LKS. • Guru menjelaskan arti penting lingkungan hidup bagi kehidupan, siswa diminta memberikan contoh-contohnya. • Guru memberikan contoh soal yang berkaitan dengan arti penting lingkungan hidup di LKS siswa.(LKS Cakrawala & LKS Canggih) • Siswa diminta untuk membaca buku paket tentang materi “Bentuk-bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup dan Faktor Penyebabnya”. • Salah satu siswa menjelaskan di depan kelas untuk mentimpulkan atas apa yang telah dibaca. • Guru menjelaskan mengenai kerusakan-kerusakan lingkungan baik karena faktor alam maupun oleh faktor manusia. Guru menuliskan ringkasan di papan tulis, siswa mencatat.
c. Penutup : • Refleksi : Siswa diharapkan dapat mengambil hikmah dari beberapa bencana yang pernah melanda Indonesia karena kerusakan lingkungan • Guru menutup pelajaran dengan salam.
Pertemuan 2 a. Pendahuluan : • Guru mengucapkan salam • Guru menanyakan pelajaran pada pertemuan lalu
b. Kegiatan Inti : • Guru membagikan modul materi Lingkungan Hidup pada siswa. • Siswa membaca sekilas modul yang telah diberikan guru, siswa bertanya materi yang belum jelas. • Guru menjelaskan tentang isi modul. • Guru menjelaskan tentang beberapa upaya untuk melestarikan lingkungan hidup. • Siswa membaca buku paket dan menambah beberapa catatan yang sekiranya perlu ditambahkan di modul. • Siswa diminta mengerjakan soal-soal yang ada di LKS Cakrawala. • Guru membahas soal dan mendiskusikannya dengan siswa. • Guru memberikan tugas istilah-istilah yang berkaitan dengan materi yang baru saja dipelajari di internet. Tugas dikumpulkan pada pertemuan berikutnya.
c. Penutup : • Refleksi : Siswa diminta mengevaluasi tentang kegiatan pembelajaran. • Guru menutup pelajaran dengan salam
E. Sumber Belajar • Buku IPS Terpadu Tiga Serangkai, • LKS Cakrawala, LKS Canggih, LKS Ratih. • Buku Geografi SMP Kelas VII Penerbit Erlangga, Kurikulum 2004 berbasis kompetensi. • Referensi Media elektronik, media massa dll.
F. Penilaian • Lesan • Pengamatan keaktifan siswa • Tugas Alat penilaian : Soal uraian : 1. Jelaskan pengertian lingkungan hidup menurut UU no 23 tahun 1997! 2. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur lingkungan hidup! 3. Jelaskan tentang terjadinya efek rumah kaca! 4. Sebutkan UU dan Peraturan pemerintah yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup! 5. Jelaskan usaha pelestarian tanah melalui metode countour strip cropping, crop rotation dan reboisasi! 6. Sebutkan beberapa upaya untuk melestarikan hutan! 7. Sebutkan beberapa suaka marga satwa yang kalian ketahui!
Puji dan syukur saya haturkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) dari tanggal 1 Juli sampai dengan 20 September 2008 dan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan program yang telah direncanakan. Penyusunan laporan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara lengkap mengenai semua rangkaiankegiatan PPL yang telah dilaksanakan di SMP 4 Wates Kulon Progo.
PPL adalah suatu mata kuliah yang bersifat praktek, aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar yang telah dialami oleh mahasiswa, oleh karena itu PPL diharapkan akan dapat memberikan :
a.Kesempatan kepada mahasiswa agar mengenal lingkungan sekolah secara langsung dengan segala persoalannya baik permasalahan siswa, manajemen sekolah, pembelajaran, permasalahan guru, lingkungan belajar, media pembelajaran, serta masalah yang lainnya.
b.Perwujudan “long life education” meskipun seorang mahasiswa akan menyelesaikan teorinya atau sering disebut dengan bebas teori, tetapi pendidikan itu tetap berjalan sepanjang hayat dan tidak akan pernah terhenti. Dalam hal ini di sekolah merupakan tempat mahasiswa melakukan kegiatan PPL seorang mahasiswa akan tetap belajar bersama-sama dengan siswa, guru, kepala sekolah, staf tata usaha, teman-teman sejawat, dan semua yang berhubungan dengan PPL untuk menambah ilmu, pengalaman, wawasan, pengetahuan guna menciptakan profesionalisme seorang guru.
c.Peningkatan hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, sekolah dan berbagai lembaga yang terkait.
Dalam pelaksanaan PPL ini saya tidak dapat lepas dari bantuan berbagai pihak oleh karena itu, saya menyadari bahwa bantuan, bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak merupakan pendukung pelaksanaan PPL dapat berhasil dengan baik. Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1.Tim KKN-PPL terpadu yang telah memberikan izin dan bekal untuk melaksanakan KKN-PPL.
2.Bapak Nurhadi, M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan dari Jurusan Pendidikan Geografi, yang telah memberikan bimbingan, arahan, serta saran demi suksesnya program.
3.Orang tua atas doa restu dan dukungan moral serta materialnya.
4.Suwartini, S.Pd selaku Kepala SMP 4 Wates yang telah memberikan ijin dan bimbingan kepada saya untuk melaksanakan KKN–PPL.
5.TH. I. Sumiati, S. Pd selaku koordinator KKN-PPL di SMP 4 Wates yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam pelaksanaan KKN-PPL ini.
6.Surati selaku guru pembimbing telah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam pelaksanaan praktek mengajar.
7.Seluruh guru, karyawan, siswa, dan segenap keluarga besarSMP 4 Wates yang telah mendukung secara moral maupun materiil selama pelaksanaan PPL ini.
9.Segenap pihak yang telah membantu selama pelaksanaan program dan penyusunan laporan PPL ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan laporan ini masih terdapat banyak kekurangan serta kelemahan. Oleh karena itu, penulis siap menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun.
A. KESIMPULAN 1. Program Praktik Pengalaman Lapangan bertujuan untuk memberikan penambahan pengalaman dan penghayatan secara nyata bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa jurusan kependidikan, dalam hal mengajar maupun praktik persekolahan. Kegiatan ini juga bisa dijadikan sarana untuk mengukur sejauh mana mahasiswa telah menguasai ilmu pengetahuan yang diperoleh dari bangku kuliah dan menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran siswa. 2. Praktik Pengalaman Lapangan memberikan gambaran kepada mahasiswa, bahwa banyak hal yang harus dipersiapkan demi kelancaran proses belajar mengajar, tidak hanya berbekal kesiapan materi saja, tetapi jiga perangkat lain yang mendukung. Selain itu setelah kegiatan pengajaran berlangsung perlu adanya evaluasi dan perangkat-perangkat administrasi pendidikan lainnya. 3. Praktik Pengalaman Lapangan mengajarkan kepada mahasiswa untuk bersikap sebagai seorang teladan yang baik bagi peserta didik, belajar berinteraksi dengan siswa maupun komponen-komponen sekolah yang lain, termasuk di dalamnya rekan sesama mahasiswa praktikan.
B. SARAN Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pihak yang bersangkutan berdasarkan hasil pengalaman praktikan selama melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), antara lain: 1. Untuk SMP 4 Wates a. Guru pembimbing mengajar harus benar-benar dapat berfungsi sebagaimana mestinya baik sebagai pembimbing dan juga sebagai pemberi evaluasi guna kemajuan praktikan. b. Penggunaan media penunjang belajar misalnya OHP agar lebih dimaksimalkan lagi, sehingga siswa maupun guru bisa mencapai kompetensi yang ditentukan dengan cara yang lebih menarik dan lebih efektif. c. Penetapan guru pembimbing sebaiknya sesegera mungkin setelah penerjunan observasi agar mahasiswa dan guru bisa lebih memaksimalkan kerja sama.
2. Untuk UPPL a. Pelaksanaan pembekalan hendaknya disampaikan jauh-jauh hari sehingga mahasiswa bisa lebih matang dalam persiapan untuk pelaksanaan PPL b. Dapat mengadakan suatu pengawasan baik langsung maupun tidak langsung. c. UPPL sebaiknya memiliki prioritas sekolah yang layak dan perlu untuk digunakan sebagai tempat praktik mengajar. 3. Untuk Mahasiswa PPL yang akan datang a. Praktikan sebaiknya mempersiapkan diri sedini mungkin dengan mempelajari lebih mendalam teori-teori yang telah dipelajari dan mengikuti pengajaran mikro dengan maksimal. b. Praktikan harus belajar lebih keras, menimba pengalaman sebanyak-banyaknya, dan memanfaatkan kesempatan PPL sebaik-baiknya. c. Rasa kesetiakawanan, solidaritas, dan kekompakan dalam satu tim hendaknya selalu dijaga sampai kegiatan PPL berakhir. d. Praktikan sebaiknya menjalin hubungan baik dengan siapa saja, pandai menempatkan diri dan berperan sebagaimana mestinya. e. Praktikan berkewajiban menjaga nama baik almamater, bersikap disiplin dan bertanggungjawab.
Pengajaran mikro merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi praktikan, dimana pada praktiknya dilaksanakan pada setiap jurusan kependidikan berupa kegiatan praktik mengajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 8 siswa.
a.Tujuan Pengajaran Mikro
Secara umum, pengajaran mikro bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi dasar mengajar sebagai bekal praktik mengajar di sekolah/lembaga pendidikan dalam program PPL. Secara khusus, tujuan pengajaran mikro adalah :
3.Membentuk dan meningkatkan kompetensi dasar mengajar terpadu dan utuh.
4.Membentuk kompetensi kepribadian.
5.Membentuk kompetensi sosial.
b.Manfaat Pengajaran Mikro
1.Mahasiswa menjadi peka terhadap fenomena yang terjadi di dalam proses pembelajaran ketika mereka menjadi kolaborator.
2.Mahasiswa menjadi lebih siap untuk melakukan kegiatan praktik pembelajaran di sekolah.
3.Mahasiswa dapat melakukan refleksi diri atas kompetensinya dalam mengajar.
4.Mahasiswa menjadi lebih tahu tentang profil guru atau tenaga kependidikan sehingga dapat berpenampilan sebagaimana seorang guru atau tenaga kependidikan.
c.Praktik Pengajaran Mikro
1.Praktik pengajaran mikro meliputi : (1) latihan menyusun RPP, (2) latihan menyusun kompetensi dasar mengajar terbatas, (3) latihan menyusun kompetensi dasar secara terpadu dan utuh, (4) latihan kompetensi kepribadian dan sosial yang terintegrasi pada kegiatan poin 3.
2.Praktik pengajaran mikro berusaha mengkondisikan mahasiswa calon guru memiliki profesi dan penampilan yang mencerminkan penguasaan 4 kompetensi, yakni pedagogik, kepribadian, professional, dan sosial.
3.Pengajaran mikro dibatasi dalam aspek-aspek : (a) jumlah siswa (10-15 orang), (b) materi pelajaran, (c) waktu penyajian(15-20 menit) dan (d) kompetensi (pengetahuan, keterampilan, dan sikap) yang dilatihkan.
4.Pengajaran mikro merupakan bagian integral dari mata kuliah praktik pengalaman lapangan bagi mahasiswa program S1 kependidikan.
5.Pengajaran mikro dilaksanakan di kampus dalam bentuk peerteaching dengan bimbingan supervisor minimal dua orang.
6.Pengajaran mikro dilaksanakan dengan supervise klinis.
7.Praktik real mikro teaching diselenggarakan dalam rangka menetapkan kompetensi dasar mengajar dengan kondisi kelas dan atau siswa yang sesungguhnya.
2.Obsevasi Pembelajaran di Kelas
Sebelum melakukan praktik mengajar, mahasiswa PPL mengadakan observasi pembelajaran di kelas atau lapangan pada saat guru pembimbing mengajar.. Tujuan dari observasi ini adalah agar mahasiswa mempunyai pengetahuan dan tambahan pengalaman dari guru pembimbing lapangan, dalam hal mengajar dan mengelola kelas. Dalam kegiatan ini, yang diamati adalah berbagai aktivitas yang dilaksanakan di kelas atau di lapangan mulai dari membuka pelajaran, interaksi dengan siswa, metode dan media yang digunakan dalam pembelajaran, penggunaan waktu, penampilan guru, sampai dengan menutup pelajaran. Setelah pelajaran selesai, guru pembimbing membicarakan cara yang digunakannya dalam melaksanakan pembelajaran dengan mahasiswa PPL.
Adapun aspek-aspek yang diamati adalah :
a.Perangkat Pembelajaran
1.Silabus dan sistem penilaian
2.Program tahunan
3.Penjabaran alokasi waktu program semester
4.Perhitungan waktu
5.Supervisi administrasi KBM
6.Pelaksanaan harian
7.Rencana Pembelajaran
8.Daftar nilai
9.Analisis hasil ulangan
b.Proses Pembelajaran
1.Membuka pelajaran
2.Penyajian materi
3.Metode pembelajaran
4.Penggunaan bahasa
5.Penggunaan waktu
6.Gerak
7.Cara memotivasi siswa
8.Teknik bertanya
9.Teknik penguasaan kelas
10.Penggunaan media
11.Bentuk dan cara evaluasi
12.Menutup pelajaran.
c.Perilaku Siswa
1.Di dalam kelas
2.Di luar kelas.
Kegiatan observasi ini meliputi observasi kelas dan juga diskusi dengan guru pembimbing mengenai materi yang akan diajarkan dan metode yang akan digunakan dalam menyampaikan materi pelajaran.
3. Pembuatan Perangkat Pembelajaran (Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dan Media)
Mahasiswa PPL dituntut untuk membuat persiapan mengajar dengan baik sebelum melaksanakan praktik mengajar di kelas. Dalam hal ini, mahasiswa PPL dituntut untuk membuat perangkat pembelajaran yang meliputi silabus, rencana pembelajaran, dan media pembelajaran, analisis hasil ulangan harian, hasil analisis maupun penilaian sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lancar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Setelah membuat perangkat pembelajaran, mahasiswa diharapkan mengkonsultasikan perangkat tersebut dengan guru pembimbing lapangan sebelum digunakan.
Selain membuat perangkat pembelajaran, mahasiswa PPL juga diharuskan untuk membuat perangkat kelengkapan bagi seorang guru, yang antara lain daftar nilai dan daftar hadir siswa.
4.Pembekalan
Pembekalan pelaksanaan KKN-PPL dilaksanakan sekali sebagai dasar pengetahuan mahasiswa dalam menghadapi kegiatan penerjunan di lapangan maupun lembaga-lembaga pendidikan dan sekolah. Pembekalan dilaksanakan sebelum mahasiswa diterjunkan di sekolah-sekolah.
B.PRAKTIK MENGAJAR
Kegiatan Praktik Mengajar yang Dilakukan
Beberapa hal yang berkaitan dengan praktik mengajar adalah :
a.Mengadakan persiapan mengajar baik materi, media maupun mental.
b.Memilih metode yang paling sesuai untuk diterapkan.
c.Memberikan evaluasi kepada siswa, juga evaluasi terhadap proses belajar mengajar.
d.Membuat hasil analisis Ulangan Harian.
Kegiatan praktik mengajar baik terbimbing maupun mandiri, dimulai pada tanggal 7Agustus 2008. Dalam kegiatan praktik mengajar itu, mahasiswa diharuskan mengajar minimal delapan kali pertemuan. Kelas yang diampu mahasiswa adalah kelas VIII B, VIII C, VIII D, yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempunyai pengalaman mengajar di kelas.
Pada setiap pelaksanaan praktik mengajar, mahasiswa diharuskan membuat rencana pembelajaran dan silabus penilaian. Disamping itu, guru pembimbing juga selalu menekankan, bahwa dalam rangka proses KBM ini, siswa diharapkan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Keaktifan siswa ini bisa diwujutkan dengan melakukan kegiatan pengamatan keaktifan siswa di kelas. Materi yang diajarkan pada praktik mengajar disesuaikan dengan acuan kurikulum yang berlaku. Dalam hal buku acuan, mahasiswa berusaha mencari sendiri sumber buku sesuai materi yang akan diajarkan yang sesuai dengan silabus yang telah ditetapkan. Guru tidak mewajibkan siswa untuk membeli sebuah buku dari penerbit tertentu. Guru memberi kebebasan kepada siswa untuk mencari informasi yang relefan dari berbagai sumber. Akan tetapi, guru tetap memberikan rambu-rambu supaya kegiatan pembelajaran tetap sesuai dengan kurikulum dan silabus yang telah disusun.
PELAKSANAAN PRAKTIK MENGAJAR DI SMP 4 WATES
Praktik mengajar secara rinci adalah sebagai berikut :
No.
Hari / tanggal
Jam ke
Jenis Kegiatan
Keterangan
1.
Kamis
7-8-2008
1 dan 2
Mengajar kelas VIII C
Materi Dinamika Kependudukan
Siswa hadir semua (36 siswa)
2.
6 dan 7
Mengajar kelas VIII D
Materi Pengertian lingkungan hidup dan arti pentingnya.
Siswa yang hadir 35, no absen 33 tidak hadir
3.
Sabtu
9-8-2008
3 dan 4
Mengajar kelas VIII D
Materi bentuk kerusakan lungkungan hidup
Siswa hadir semua (36 siswa)
4.
Senin
11-8-2008
1 dan 2
Mengajar kelas VIII B
Materi Pengertian dan arti penting Lingkungan hidup
Siswa yang hadir 35, no absen 1 tidak hadir
5.
Selasa
12-8-2008
7 dan 8
Mengajar kelas VIII C
Materi Piramida penduduk
Siswahadir 34 anak, no absen 7 dan 16 tidak hadir
6.
Kamis
14-8-2008
4 dan 5
Mengajar kelas VIII B
Materi Bentuk-bentuk kerusakan lingkungan hidup
Siswa yang hadir 35, no absen 28 tidak hadir
7.
Sabtu
16-8-2008
1 dan 2
Mengajar kelas VIII D
Materi Hakekat, tujuan, dan ciri ciri pembangunan berkelanjutan
Siswa yang hadir 35, no absen 12 tidak hadir
8.
Salasa
19-8-2008
7 dan 8
Mengajar kelas VIII C
Materi Kependudukan (Migrasi penduduk)
Siswa yang hadir 33, no absen 1, 30, dan 22 tidak hadir
9.
Senin
25-8-2008
3 dan 4
(Jadwal mengikuti sekolah) 30 menit per jam
Mengajar kelas VIII B
Materi Perkemnangan Kolonialisme dan Imperialisme Barat
Siswa yang hadir 35, no absen 33 tidak hadir
Umpan Balik dari Guru Pembimbing
Guru selalu mengadakan evaluasi mengenai kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa, baik itu dari segi materi maupun dari teknis pelaksanaannya. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa mengetahui hal-hal mana yang baik dan bisa dipertahankan dalam kegiatan pembelajaran, dan hal-hal mana yang hendaknya diperbaiki guna mencapai kompetensi sesuai dengan yang distandarkan dalam KTSP.
Dalam hal penyusunan Rencana pelaksanaan pembelajaran, guru juga selalu memberi masukan mengenai tingkat kesulitan dan tingkat keterlaksanaannya dalam kelas atau lapangan.
Pelaksanaan Praktik Persekolahan.
Dalam upaya untuk meningkatkan keprofesionalan tenaga pendidik, maka selain melakukan praktik mengajar, mahasiswa juga dilatih untuk mengerjakan praktik persekolahan yaitu antara lain :
·Pelatihan Bendera Drum Band
Dalam pelatihan bendera tersebut untuk menyongsong tanggal 17 Agustus 2008 yaitu kemerdekaan RI. Dalam pelatihan tersebut dimulai pada tanggal 31 Juli sampai tanggal 16 Agustus 2008. Bendera terdapat 10 siswa putri yaitu kelas VII.
·Pelatihan Tonti
Dalam pelatihan tonti tersebut untuk menyongsong tanggal 17 Agustus 2008 yaitu kemerdekaan RI. Dalam pelatihan tersebut dimulai pada tanggal 31 Juli sampai tanggal 16 Agustus 2008. Terdapat 4 peleton. 2 peleton putra dan 2 peleton putrid.
·Membantu penulisan papan administrasi sekolah.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu TU dalam penulisan papan administrasi sekolah.
C.ANALISIS PELAKSANAAN
Hasil Praktik Mengajar
Hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar adalah sebagai berikut :
a.Mahasiswa dapat belajar dan mengerti dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan mengelola kelas.
b.Mahasiswa dapat belajar membuat dan menyusun Rencana Pembelajaran untuk setiap materi pokok.
c.Mahasiswa belajar menetapkan tujuan dan bahan pembelajaran.
d.Mahasiswa belajar memilih serta mengorganisasikan materi, media, dan sumber belajar.
e.Mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam hal keterampilan mengajar, seperti pengelolaan tugas rutin, fasilitas belajar, pengelolaan waktu, komunikasi dengan siswa, serta mendemontrasikan metode mengajar.
f.Mahasiswa belajar melakukan evaluasi dan penilaian hasil belajar. Termasuk menganalisis nilai ulangan harian dan perbaikan serta melakukan pengayaan.
g.Mahasiswa dapat belajar untuk mengembangkan materi, media dan sumber pembelajaran, serta belajar merancang strategi pembelajaran.
Analisis Keterkaitan Program dengan Pelaksanaanya
Sebelum Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan, terlebih dahulu disusun rencana program yang akan dilakukan agar pelaksanaan PPL dapat berjalan lancer dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Secara garis besar, rancangan program yang telah disusun telah dapat terlaksana dengan baik, meskipun tidak terlepas dari kendala-kendala yang sedikit terhambat. Contoh kendala yang dihadapi antara lain kurangnya media pembelajaran dalam bentuk media elektronik.
Observasi Lapangan
Observasi fisik sekolah dilakukan untuk mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan letak dan jumlah ruangan yang ada di sekolah. Dengan demikian, mahasiswa mengetahui letak dan jumlah ruangan serta fasilitas yang dimiliki oleh SMP 4 Wates. Hasil observasi ini juga berguna untuk menentukan strategi pembelajaran yang akan diterapkan, sesuai dengan sarana dan prasarana yang dimiliki.
a.Observasi Kegiatan Pembelajaran di Kelas
Observasi kegiatan pembelajaran di kelas atau di lapangan ini dimaksudkan agar mahasiswa mengetahui gambaran langsung mengenai proses belajar mengajar yang ada di dalam kelas. Kemudian hasil observasi ini juga berguna untuk menentukan strategi pembelajaran yang akan diterapkan, sesuai dengan sarana dan prasarana yang dimiliki.
b.Praktik Mengajar
Pelaksanaan praktik mengajar disesuaikan dengan jadwal mengajar guru pembimbing untuk kelas yang akan digunakan praktik mengajar dan ketentuan minimal jam mengajar yang ditetapkan oleh pihak kampus UNY, yaitu delapan kali tatap muka. Namun dalam pelaksanaannya, ternyata mahasiswa mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran lebih dari delapan kali pertemuan. Dalam kegiatan pembelajaran ini mahasiswa diberikan kebebasan dalam mengajar dalam hal metode, buku panduan dan media pembelajaran, asalkan mengikuti ketentuan dari silabus dan di bombing oleh guru. Hal ini dimaksudkan agar mahasiswa mempunyai inisiatif sendiri dan mampu mengelola kelas secara mandiri dan obtimal.
c.Praktik Persekolahan
Praktik persekolahan merupakan aktifitas yang dilakukan mahasiswa praktikan dalam bidang administrasi dan kegiatan kurikuler. Keterampilan yang dilatihkan dalam praktik persekolahan antara lain :